9 Ciri Inovator

By

September 17, 2012Innovation5 Comments

Apa sih yang diperlukan untuk bisa jadi seorang inovator? Gampang kok. Cuma dua: masalah dan kreativitas. Apa masalah yang kamu sedang hadapi? Kemudian tanyakan: Apa hal yang berbeda yang bisa kamu lakukan untuk selesaikan masalah itu?

Memang tidak semua orang mahir dalam berinovasi. Ada orang-orang yang kelihatannya terlahir sebagai inovator. Tapi tidak juga. Semua orang bisa jadi inovator. Karena Inovasi adalah sebuah keterampilan. Bisa dipelajari dan dilatih.

Tapi apa sih yang harus kita miliki supaya kita bisa jadi seorang inovator? Inilah dia 9 ciri seorang inovator:

  1. Inovator memiliki kegigihan. Inovasi bukan sekedar ide yang hebat. Kita memerlukan keyakinan, kerja keras dan fokus.
  2. Inovator terbuka terhadap ide dan kemungkinan baru tanpa terbatas pada apa yang biasa dilakukan orang.
  3. Inovator berani mengambil resiko dan siap membuat kesalahan.  Bereksperimenlah. Belajar dari kesalahan. Coba lagi.
  4. Inovator mudah relaks. Kalau kita selalu serius, maka kita akan gagal melihat ide dan peluang di sekeliling kita.
  5. Inovator memiliki buku catatan. Ide itu mudah datang dan mudah hilang. Maka segera catat dan lihat kembali di lain waktu.
  6. Inovator pandai melihat pola.  Lihat sekitar kita, temukan polanya, prediksi apa yang akan datang. Hadirkan sekarang!
  7. Inovator mampu mengkombinasikan hal-hal yang tidak terkait menjadi sesuatu yang baru dan bernilai tambah.
  8. Inovator penuh rasa penasaran. Layaknya detektif, mereka tidak berhenti mencari jawaban hingga menemukannya.
  9. Inovator suka iseng. Mereka selalu bertanya “kenapa harus begitu?” pada apapun yang dilakukan orang-orang disekitarnya.

Nah, tuh. Asyik kan? Mulai sekarang coba deh miliki ke-9 ciri Inovator tersebut. Mulailah dari yang paling mudah. Jadikan itu kebiasaan baru kita.

Coba kita perhatikan, ternyata inovasi itu lebih merupakan kekuatan psikologis dibandingkan kekuatan intelektual, bukan? Di zaman yang serba cepat ini, kalau nggak jadi inovator, ya bakal ketinggalan. Jadi yuk kita mulai sekarang!

5 Responses to “9 Ciri Inovator”
  1. khadeeja

    waduh kok saya sudah bekerja dengan salah seorang innovator , entrepreneur , dan social enterprise terkenal di indonesia selama bertahun-tahun sampai sekarang saya tidak mengerti terkadang kemauan bos saya itu? apalagi dengan poin yang no.9 ” Inovator suka iseng. Mereka selalu bertanya “kenapa harus begitu?” pada apapun yang dilakukan orang-orang disekitarnya. ”
    itu amat sangat membuat orang lain tidak nyaman.

    makanya sampai detik ini saya masih belum bisa percaya dengan yang namanya motivator, dia hanya bisa memberikan pelajaran,ide2 ,ilmu dll kepada khalayak banyak, akan tetapi belum tentu dia bisa membenahi diri nya sendiri, keluarga bahkan karyawan-karyawan nya sendiri.

    misalnya : mencoba memberi solusi untuk beberapa perusahaan terkenal masalah leadership, dan SDM,
    akan tetapi dia tidak mecontoh sebagai leadership yang baik di perusahaan nya, dan ironis nya SDM perusahaan nya sendiri itu berantakan yang mana hampir setiap sebulan sekali ada karyawan yang resign dengan tidak baik2 alias langsung kabur dan melarikan diri, parah nya lagi dalam 1 bulan bisa 5 orang yg keluar dari kantornya. irooonisssss bukan ????

    nah : bagaimana bapak menanggapi hal ini ?

    • dinacuy

      heeeemmm, gw tau nih yg dimaksud mba deeja ???? :d

    • Indrawan Nugroho

      Maaf baru sekarang saya responnya.

      Seorang motivator atau pemimpin harus walk the talk. Karena baginya integritas adalah segalanya. Sangat disayangkan jika ada seperti yang disebut mbak. Dalihnya biasanya adalah ‘tukang cukur tidak bisa mencukur dirinya sendiri.’

      Memang kita juga harus fair melihat keadaan. juga berhati2 dengan persepsi serta bias kita. Biasanya orang selalu melihat motivator sebagai sosok ideal sehingga memunculkan ekspektasi yang tinggi. Ketika ekspektasi itu tidak sesuai akan menghasilkan kekecewaan yang besar. Padahal dia juga berhak ‘salah’ sekali2 kan?

      Namun demikian, itu memang sebuah keniscayaan bagi motivator atau pemimpin. People will always look up to them with high expectation. Dan kalau sudah berani memilih profesi itu, ya mau tidak mau harus bisa menjalankannya dalam keseharian.

      Hal kedua, seorang inovator belum tentu seorang leader yang baik. banyak kasus yang seperti ini. sesungguhnya seorang inovator tidak akan bekerja sendirian. Dia akan selalu perlu tim. Jadi, mutlak ia harus punya kemampuan leadership yang baik, atau setidaknya ia punya partner untuk bisa melengkapi kelemahannya itu.

      Semoga manfaat.

  2. khadeeja

    nah makanya pak sayang kan dengan ekspektasi kita yg mengira dia itu ‘perfect’ walaupun no bodies perfect, akan tetapi dia selalu membuat orang bangga dan klien selalu puas, walaupun dalam hati saya setiap menemani nya seminar, training dll kok ga sesuai dengan kata hati saya, mengapa semua yg dilontarkan ke klien tidak dijalan kan dan diaplikasikan di kehidupan nyata, jadi seperti hanya maaf “bualan saja”

    anyway terima kasih pak indra atas responnya, maaf saya disini hanya ingin meminta masukan dan agak sedikit curhat jadi nya..

    sekali lagi maaf ya pak kalau ada kata2 saya yang terlalu frontal dan saya juga menekan kan sekali lagi tidak semua innovator atau motivator seperti bos saya, tetapi saya tanya ke temen2 yg bekerja dengan para motivator itu jawab nya kebanyakan sama seperti yang saya alami.

    sekali lagi terima kasih pak indra, maju terus bersama kubik leadership.

    wassalam
    khadeeja

  3. Ahmad Shofian Khoirusmadi (@shofiankho)

    Tuhkan jadi senyum2 sendiri dan bikn tambah semangat lagi coach..
    Soalnya tanpa sadar sya sudah melakukan beberapa poin. hehehe

    haduuh coach indra, lama ga update sampe saya lupa ini a must read every day web.. tau2 udah ada beberapa posting aja huhuhuhu

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*