Pernahkah kamu merasa bingung kenapa si DIA nggak sensitif dan nggak bisa ngerti juga perasaan kamu? Pernahkah kamu merasa bete karena si DIA selalu minta diperhatikan dan cenderung moody?

Pernahkah kamu merasa bingung kenapa si DIA lebih senang dengan pikirannya sendiri dan nggak konek sama sekitarnya? Pernahkah kamu merasa kesal karena si dia terus bawel urusan-urusan kecil dan selalu mengungkit-ungkit masa lalu? Pernahkah kamu pusing sama DIA yang temperamental dan susah memutuskan apa yang dia mau?

Pasti pernah kan? ‘si DIA’ itu bisa siapa saja. Sahabat, rekan kerja, kekasih, atasan, anak buah, suami, orang-tua, anak.Ternyata memang ternyata secara genetik setiap orang itu terlahir dengan kecenderungan personality tertentu. Kalau kebetulan personality si DIA nggak sama dengan kita, nah disitulah kita bingung karena ‘bahasanya’ BEDA.

Nah kalau sudah begitu jadi sering salah paham. Muncul prasangka. Hubungan merenggang. Peluang hilang. Mentor sekaligus sahabat saya, mas Farid Poniman mengembangkan model yang ia sebut dengan STIFIn Personality.

Beliau membagi pola sikap dan perilaku manusia ke dalam 9 personality yang berbeda satu dengan lainnya. Dengan kita memahami perbedaan personality itu maka kita bisa memahami orang-orang terdekat kita lebih baik. Dengan mengenalinya lebih baik, maka hubungan yang terjalin pun akan semakin harmonis.

Supaya lebih sederhana, saya akan bahas 5 Mesin Kecerdasan yang menjadi dasar dari ke-9 personality tersebut. Kelima Mesin Kecerdasan itu adalah SENSING, THINKING, INTUITING, FEELING, dan INSTINCT. Kira-kira Mesin Kecerdasan kamu masuk yang mana ya? Yuk kita lihat satu per satu.

SENSING: Rajin, suka detil, suka urutan, mengandalkan pengalaman, berpakaian rapi dan matching, suka jalan-jalan.

THINKING: Suka mikir, berstruktur, jago analisa, mengandalkan data, berpakaian formal, bicaranya impersonal.

INTUITING: Banyak ide, kreatif, menyukai variasi, mudah bosen, berpakaian casual, ngomongnya melangit.

FEELING: Moody, empatik, jago diplomasi, banyak sahabat, berpakaian sesuai hatinya, bicaranya menghanyutkan.

INSTINCT: Temperamental, serba bisa, aksesnya luas, suka plin-plan, responsif, berpakaian simple, bicaranya todepoin.

Bagaimana dengan pasangan atau sahabat kamu? Atasan atau anak buah kamu? Apa Mesin Kecerdasannya?

Masing-masing orang harus kamu perlakukan berbeda tergantung Mesin Kecerdasannya. Jangan pukul rata. Kamu harus masuk ke DIA melalui pintu Mesin Kecerdasannya, bukan lewat pintumu Beda Mesin Kecerdasan menghasilkan sikap, perilaku, harapan, respon terhadap stimulan yang berbeda.

Jangan meminta DIA memahami dan menyesuaikan diri ke kamu. Kamulah yang harus melakukannya lebih dulu. PAHAMI DIA, perlakukan DIA sesuai Mesin Kecerdasannya. Kemudian barulah DIA akan mulai MEMAHAMImu.

Nah, setelah tahu Mesin Kecerdasannya, bagaimana cara terbaik kita dalam memperlakukan DIA? Baca artikel saya berikutnya.

Leave a comment