Sejak tahun 2007 masyarakat Jakarta mendapatkan tempat hiburan untuk keluarga yang baru, namanya Kidzania. Saya yang termasuk langsung jatuh cinta pada apa yang mereka tawarkan untuk anak-anak saya. Tapi menurut saya, yang membuat Kidzania hebat bukan hanya konsep permainannya saja, melainkan konsep bisnisnya yang revolusioner.

Kidzania tidak menggantungkan pemasukan usahanya dari tiket masuk dan penjualan makanan serta souvenir semata, namun juga dari para sponsor yang membangun wahana permainan. Bayangkan saja jika manajemen Kidzania harus membangun sendiri semua wahana yang ada. Ditambah biaya sewa separuh lantai 6 gedung Pacific Place, Jakarta. Harga tiket masuknya pasti selangit!

Untunglah mereka lebih cerdas dalam membangun model bisnisnya. Mereka melakukan Co-Creation bersama perusahaan-perusahaan yang juga memiliki kepentingan membangun brand serta mengedukasi masyarakat akan produk-produknya. Manajemen Kidzania menyediakan lahan dan konsep permainannya, dan para sponsor membangun wahananya. Yang menarik adalah dengan begitu, bukan hanya biaya pembangunan dan operasional bisa ditekan, tapi wahana yang ada justru semakin realistis karena menghadirkan perusahaan (merek) yang memang benar-benar ada di dunia nyata.

So, its a triple Win.

Win untuk manajemen Kidzania. Win untuk Sponsor. Win untuk kita para pengunjung. Anak-anak kita bisa bermain sambil belajar dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Pada hari-hari biasa harganya bisa serendah Rp.50,000,- untuk bermain selama 5 jam! Hanya seharga tiket bioskop XXI dan jauh dibawah harga masuk Dunia Fantasi yang sudah semakin tidak terjangkau.

Inilah contoh nyata bahwa inovasi bisnis bisa turut membangun peradaban yang lebih baik. Profit didapat, masyarakatpun dapat manfaat. SuksesMulia! Klop!

Leave a comment